part five : srkd - Kosong


June, 7th 2010
part five :
Suatu Renungan Ke Depan

KOSONG


Apa yang terlintas dalam benak Anda dengan uraian saya kali ini? KOSONG. Saya sering merasakan kosong dalam batin saya. Rasanya tidak bernyawa untuk menerjemahkan keinginan dan rasio saya yang menggebu-gebu dengan gejolak hati saya. Ujungnya perang batin dan kosong.


Tapi, itulah manusia yang sering di ibaratkan dengan mesin. Ada waktu untuk di jalankan tapi juga harus diistirahatkan bahkan di recharge lagi agar mesinnya tidak soak lagi.


KOSONG. Tiap orang bebas menerjemahkan termasuk juga Anda. Tapi, yakinlah ini bukanlah momok yang harus diwaspadai tapi suatu proses yang membuat Anda semakin bijak melihat hidup dan menjalani kehidupan.


Terkadang kita dihadapkan pada situasi dimana semua yang sudah kita kerjakan hasilnya mentok. Meskipun kita di anugerahi otak oleh sang pencipta tapi mirisnya semua itu tidak berlaku dengan jeratan pasal hidup yang Anda lakoni saat itu. Disitulah pelan-pelan Anda rasakan KOSONG, suatu keadaan dimana Anda dan yang di Atas yang paling tahu jeratan hidup itu, ikatan hubungan emosional antara Anda dan DIA. Apapun hasilnya, itu rahasia Anda dengan-NYA.


Dan diantara semua yang menyesakkan dada Anda, saya yakin kata hati kecil Anda tidak bisa mengingkari itu. Meskipun hati Anda jahat dan profesi Anda bertentangan dengan nilai2 agama, yang boleh dibilang ”meresahkan masyarakat”, tapi di balik itu semua saya yakin Anda tetap mempunyai sisi baik dari seorang manusia, salah satunya kata hati Anda tidak pernah membohongi Anda.


Saya selalu berharap bisa melewati dengan baik semua fase yang datang dalam hidup saya. Termasuk, fase KOSONG. Karena pengalaman hidup menjadikan saya menemukan dimana saya bisa mengerti dan paham maksud kasih sayang sang Pencipta. Akhirnya, pengalaman spiritual yang membedakan saya dan Anda. Subhanallah, jika Anda rasakan kebesaran dan kehadiran-NYA nyata dalam sanubari Anda.


Tak perlu memaksakan jika Anda belum merasakan KOSONG, artinya Anda harus bersabar untuk menantinya dan menemukan kedamaian hati bak sesejuk air sungai surga. Tapi, bila KOSONG datang dan menyelimuti hati Anda temukanlah dan resapilah dalam-dalam apa yang Anda temukan disana, karena berbeda-beda penerjemahan hidup orang. Saya yakin Anda salah satu orang teristimewa yang bisa melewati fase KOSONG ini untuk menjadi manusia yang istimewa di hadapan sang khalik. Semoga..!!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

part four : srkd - Memilih atau Di pilih

At the First Sight

part eight : srkd - Reason, Season and Life time